ASN Diminta Terjun Langsung Beri Santunan Untuk Masyarakat Miskin di Garut

oleh -1233 Dilihat
Tarogong Kidul – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemkab) Garut akan dilibatkan dalam proses distribusi beras, bagi masyarakat miskin di berbagai daerah di Garut. Mereka, akan menyalurkan beras secara langsung ke masyarakat.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mengatakan, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan menyebar ke berbagai kecamatan, untuk bersilaturahmi langsung dengan masyarakat sekaligus memberikan bantuan beras sebanyak 6,5 kg per individu.

Hal tersebut diungkap Helmi dalam sambutannya, di sela-sela apel gabungan rutin, yang dilaksanakan di Lapangan Setda Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Senin, 18 September 2023 pagi tadi.

“Tanggungjawabnya sudah disebar seluruh SKPD mendapatkan tugas di kecamatan-kecamatan untuk bertemu langsung, silaturahim, memberikan perhatian sehingga orang yang miskin ekstrem tidak merasa miskin, pengen diperhatikan oleh kita,” ungkap Helmi.

Lebih lanjut, Wabup Garut menjelaskan bahwa selain bantuan beras seberat 100 ton, ASN di Kabupaten Garut juga berkomitmen untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka bagi masyarakat miskin ekstrem.”Jadi bukan hanya membagikan yang 100 ton, tetapi juga saudara-saudara ikut mengeluarkan rezeki saudara sebagai bagian kepedulian kita untuk masyarakat kita yang miskin ekstrem,” tambahnya dihadapan peserta apel.

Helmi juga menegaskan bahwa para ASN di Kabupaten Garut, selain silaturahmi, juga akan memberikan motivasi kepada masyarakat penerima bantuan agar dapat mengatasi kondisi sulit yang mereka hadapi.

“Tapi saudara-saudara harus ketemu langsung memberikan motivasi, memberikan doa, agar mereka kuat daripada kemiskinan ekstrem karena kita punya target sebagaimana di arahkan bapak presiden, 2024 kita bebas dari kemiskinan ekstrem,” lanjutnya.

Wabup Garut menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan beras melalui Dinas Sosial Kabupaten Garut, dengan memprioritaskan yang memiliki pendapatan terendah. Ia juga menjelaskan bahwa menurut Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat lebih dari 82 ribu masyarakat ekstrem di Garut, dan saat ini pihaknya telah menyiapkan bantuan beras untuk sekitar 84 ribu jiwa dari 14.950 KK.

“Ada sisa sekitar 1.500 KK kalau tidak salah itu yang akan saudara-saudara bagikan dan uang saudara-saudara yang dikumpulkan,” katanya.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.