Bawaslu Garut Panggil KPU Soal Aksi Sawer Duit Kader NasDem

oleh -791 Dilihat

Kader NasDem nyawer duit usai daftar nyaleg di kantor KPU Garut. (Foto: Istimewa)

Tarogong Kaler – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut dimintai keterangan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), menyusul kejadian sawer duit oleh kader Partai NasDem di halaman kantor KPU Garut beberapa waktu lalu. Bawaslu sedang mendalami potensi pelanggaran dalam kejadian itu.

KPU Garut, yang diwakili ketuanya, Junaidin Basri menjalani pemeriksaan di kantor Bawaslu Garut, yang ada di Jalan Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut pada Jumat, 19 Mei 2023 siang tadi. 

“Klarifikasi tadi dilaksanakan sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Asep Burhanudin, Anggota Komisioner KPU Garut kepada wartawan, Jumat malam.

Asep mengatakan, Junaidin Basri diberi belasan pertanyaan menyangkut kejadian aksi sawer duit, yang dilakukan kader Partai NasDem Garut di halaman kantor KPU, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Kamis, 11 Mei lalu.

“Selain memanggil Ketua KPU untuk diklarifikasi, hari ini kami juga memanggil Pak Suherman, salah kader NasDem yang melakukan sawer,” ucap Asep.

Pihak Bawaslu, saat ini sedang mendalami ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan, dalam aksi sawer duit itu. Selain memanggil Junaidin dan Suherman hari ini, Bawaslu juga dijadwalkan akan memintai keterangan dari dua kader NasDem lain, yakni Iwan dan Diah Kurniasari, yang juga terseret kejadian tersebut.

Sebelumnya diberitakan, aksi kader Partai NasDem saat sedang melakukan pendaftaran caleg DPRD Garut di kantor KPU pada Kamis, 11 Mei bikin geger masyarakat. Bagaimana tidak, mereka berjoget sembari naik Raja Domba, dan nyawer duit.

Aksi itu dilakukan setelah NasDem, yang dipimpin Ketua DPC, Diah Kurniasari rampung mendaftar ke KPU. Iwan, Diah dan Suherman nyawer duit kepada para simpatisan dan kader Partai NasDem secara bergantian sambil naik Raja Domba. Uang yang mereka lempar, masing-masing pecahan Rp 10, 20 dan 50 ribu.

Usai aksi itu ramai diperbincangkan, pihak Partai NasDem angkat bicara. Mereka mengklaim tidak ada pelanggaran dalam aksi lempar duit itu.

“Kegiatan nyawer dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan dengan para Bacaleg dan kader yang ikut daftar ke KPU. Kebetulan rombongan Bacaleg membawa kesenian tradisional Raja Dogar,” ucap Kokon Darmawan, Sekretaris NasDem Garut.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.