BPBD Garut Adakan Penghargaan Untuk Pahlawan Penanggulangan Bencana

oleh -890 Dilihat

Kepala Pelaksana BPBD Garut Satria Budi. (Foto: Pemkab Garut)

Tarogong Kidul – Dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) RI yang ke-78, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut akan menggelar acara bergengsi, yakni Garut Tangguh Awards 2023. Acara ini merupakan ajang anugerah terhadap para pahlawan kebencanaan, yang akan dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut. 

Acara ini menjadi momen istimewa untuk memberikan penghargaan kepada stakeholder yang berjasa dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Garut. Saking istimewanya, Pemkab Garut pun mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan GTA, yang ditandatangani oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, bernomor : 400.14.1.1/3662/BPBD, tanggal 25/07/2023.

GTA 2023 akan menghargai para pahlawan yang berdedikasi dalam tujuh kategori yang berbeda, meliputi tokoh masyarakat peduli bencana, camat tangguh bencana, organisasi peduli bencana, lembaga pendidikan, media peduli bencana, perusahaan peduli bencana, dan srikandi tangguh bencana.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam Surat Edaran itu mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilihan nominasi melalui link https://bit.ly/GarutTangguhAwards. Proses pemilihan nominasi telah dibuka sejak 25 Juli hingga 10 Agustus 2023.

Selain itu, BPBD Kabupaten Garut juga mengumumkan Lomba Desa Kami Tangguh Bencana (DEKATANA) Tahun 2023. Lomba ini menyasar kelurahan dan desa di wilayah Kabupaten Garut dengan tujuan mendorong kesadaran mitigasi bencana.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Satria Budi, Jumat 28 Juli 2023. DEKATANA 2023 akan menilai sejumlah kriteria, termasuk peta rawan bencana, jalur evakuasi, tempat evakuasi sementara, dan video edukasi/simulasi penanggulangan bencana. Seluruh desa peserta diharapkan menyiapkan bukti dukung berupa peta dan video yang relevan sebelum batas waktu pengumpulan pada 15 Agustus 2023.

“Dan poin plus ketika memiliki desa wisata yang sudah menerapkan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana,” imbuh Satria.

Sedangkan bukti yang harus dikumpulkan,  yakni peta rawan bencana dalam bentuk PDF dibuat dengan ukuran A1, kemudian video yang menunjukkan lokasi-lokasi titik kumpul, jalur evakuasi, tempat evakuasi akhir, dan tempat sementara.

“Lalu terakhir yang menjadi bukti dukung adalah video edukasi dan simulasi penanggulangan bencana. Tiga bukti dukung ini harus dikumpulkan paling lambat tanggal 15 Agustus 2023,” ucapnya.

Pemenang lomba DEKATANA sendiri akan ditetapkan berdasarkan penilaian ketat dan diumumkan pada acara GTA 2023. Tiga desa terbaik akan menerima penghargaan, piagam, dan hadiah menarik sebagai apresiasi atas kesiapan mereka dalam menghadapi bencana.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.