Bukan Hilang, TKI Garut Ternyata Disekap Majikan di Arab Saudi

oleh -841 Dilihat

Keluarga memperlihatkan foto Ela Lastari. (Foto: Garut Update)

Tarogong Kaler – Ela Lastari, seorang warga Garut yang dilaporkan hilang usai disiksa majikan di Arab Saudi ternyata tidak kabur. Dia diketahui disekap oleh majikannya, di Kota Riyadh, Arab Saudi.

Kabar ini, dibenarkan oleh Gungun Saepuloh, salah seorang kerabat Ela, asal Tarogong Kaler, Garut. Gungun mengaku mendapatkan telepon dari Ela, pada hari Kamis, 15 Juni 2023 malam lalu.

Dalam pesannya kepada Gungun, Ela mengaku tidak pernah meninggalkan rumah majikan, seperti yang dilaporkan sang majikan kepada polisi setempat.

“Ela disekap selama empat bulan. Jadi dia tidak kabur, ada di rumah. Cuman majikannya bilang kalau Ela kabur sejak bulan Ramadan lalu,” ungkap Gungun.

Gungun menjelaskan, Ela mengaku mendapatkan tindakan kekerasan yang dilakukan majikannya di sana. Namun beruntung, Ela akhirnya diselamatkan oleh polisi setempat yang menyelidiki kasusnya, usai menerima laporan dari pemerintah RI.

“Ela diserahkan oleh majikannya ke polisi. Sekarang katanya mau diantar ke Kedutaan Besar RI,” ujar Gungun.

Ela sendiri saat ini kabarnya akan dipulangkan oleh pemerintah RI. Saat ini, Ela berada di Kota Riyadh, dan akan diberangkatkan ke Kota Dammam, untuk selanjutnya dibawa pulang pemerintah.

“Sekarang sedang sama polisi. Katanya, polisinya baik. Kemarin juga Ela menelepon ke saya, pakai HP-nya polisi di sana,” pungkas Gungun.

Ela sendiri merupakan warga Tarogong Kaler, Garut yang berangkat ke Arab Saudi untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di sana, Ela bekerja sebagai asisten rumah tangga sejak Oktober 2022.

Ela kemudian dilaporkan menjadi korban tindakan kekerasan, yang dilakukan oleh majikannya. Ela setelah itu diisukan kabur dari rumah majikan, dan menghilang tanpa jejak.

Berdasarkan penelusuran pemerintah, Ela diketahui bekerja di Arab Saudi melalui jalur yang ilegal. Sebab, pemerintah diketahui sudah menutup keran penyaluran TKI dalam sektor informal, termasuk asisten rumah tangga ke Timur Tengah sejak tahun 2015 lalu.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.