Bupati Garut: “Kabupaten Garut Terus Tumbuh dan Berkembang Menuju Masyarakat yang Tata Tentrem Kerta Raharja”

oleh -922 Dilihat

GARUT, Garut Kota – Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan sambutan yang menarik. Dalam amanatnya tersebut, ia menyampaikan, pencapaian satu dekade masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman.

Bupati Rudy Gunawan mengungkapkan tekadnya untuk terus meningkatkan pembangunan di Kabupaten Garut melalui program-program yang memberikan daya ungkit terhadap kemajuan daerah. Ia mengakui bahwa posisi Bupati dan Wakil Bupati tidak selalu nyaman, karena berbagai tanggung jawab dan permasalahan masyarakat yang harus diselesaikan.

“Berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Garut membutuhkan keseriusan dan kesungguhan, serta tanggung jawab dari berbagai pihak, terutama kami selaku kepala daerah dan wakil kepala daerah, dan tentunya 50 anggota DPRD Kabupaten Garut, untuk mendorong terjadinya transformasi di berbagai sektor ke arah yang lebih baik,” ujar Bupati Garut dalam amanatnya sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Garut tahun 2023
Lapang Otto Iskandar Di Nata Garut, Kamis (17/08/2023),

Selama 10 tahun terakhir, Bupati Rudy menjalankan berbagai program pembangunan, termasuk berhasil menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Garut. Angka kemiskinan turun dari 318 ribu jiwa pada tahun 2014 menjadi 267 ribu jiwa saat ini. Bahkan, pada tahun 2020, angka kemiskinan berhasil diturunkan menjadi 8.9%.

“Alhamdulillah patut untuk kita syukuri secara perlahan Kabupaten Garut terus tumbuh dan berkembang, terutama pasca Pandemi Covid-19,” tambahnya.

“Alhamdulillah patut untuk kita syukuri secara perlahan Kabupaten Garut terus tumbuh dan berkembang, terlebih pasca Pandemi Covid-19 imbuhnya.

Meskipun ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan pembangunan, Bupati Rudy yakin bahwa dengan kebersamaan, Kabupaten Garut akan terus maju.

“Kita masih banyak yang harus kita lakukan, diantaranya adalah bagaimana aparatur sipil negara dapat berdisiplin, dapat bekerja, dan melayani masyarakat sesuai dengan tanggung jawabnya,” ungkap Bupati Rudy.

Dalam momen tersebut, Bupati Rudy Gunawan juga mengumumkan bahwa bersama Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mereka akan mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 23 Januari 2024. Upacara HUT ke-78 RI ini menjadi momen upacara terakhir bagi pasangan Bupati dan Wakil Bupati selama 10 tahun memimpin.

Bupati Rudy meyakini bahwa di masa depan akan ada pemimpin Garut yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bekerja sungguh-sungguh, dan bertanggung jawab.

“Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, tentu kami punya kelemahan, kemampuan yang terbatas, saya bertanggung jawab terhadap kekurangan dan apapun yang terjadi di Kabupaten Garut,” tutup Bupati Rudy dalam pidatonya.

“Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, tentu kami punya kelemahan, kemampuan yang terbatas, saya bertanggung jawab terhadap kekurangan dan apapun yang terjadi di Kabupaten Garut. Tentunya sekali lagi saya mendoakan Kabupaten Garut akan menjadi kabupaten yang tata tengtrem kertaraharja dengan Ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.

Dalam upacara kali ini, bertindak selaku Komandan Upacara, Komandan Rayon Militer (Danramil) 1101/Garut Kota, Kapten CZI Wardiman.

Suasana khidmat menyelimuti upacara ini, tat kala hentakkan kaki dari Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Garut Tahun 2023 dan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 303/Setia Sampai Mati (SSM) membentuk formasi 17-8-45 memasuki area upacara, untuk mengibarkan duplikat bendera pusaka.

Dalam momen sakral ini, bertindak sebagai pembawa baki yakni ananda Erika Aulia Diva, asal sekolah dari SMKN 2 Garut, kemudian duplikat bendera pusaka dikibarkan oleh tim kibra yakni ananda Giga Manggarani Kurniawan dari SMKN 5 Garut sebagai pengerek, sedangkan pembawa bendera ananda M. Fahmi Raihan dari SMKN 2 Garut, dan ananda Nirwan Jamal Mustofa sebagai pembentang.

Bupati Garut beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut dan peserta upacara, nampak serius memberikan penghormatan tat kala bendera merah putih dikibarkan yang diiringi oleh Lagu Indonesia Raya.

Berkat latihan keras dari Paskibraka Kabupaten Garut Tahun 2023 dan juga Prajurit Yonif 303/SSM, duplikat bendera pusaka sukses berkibar dalam pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia.

Sementara itu, pada sore harinya, sebelum acara penurunan duplikat bendera pusaka, di tempat yang sama terlebih dahulu diisi dengan berbagai penampilan Gelar Senja antara lain, peanpilan Teguh Hendra dari Disperkim Garut, Yeni Yunita dari Diskominfo Garut sebagai Juara 1 Lagi Pop Lawas, kemudian seni Ngagondang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut,Rampak Kecapi gabungan dari SMPN 2 Garut dan SMAN 11 Garut, serta Arumba Delapan dari SMAN 8 Garut.

Usai gelar senja, Bupati Garut, Rudy Gunawan kembali menjadi inspektur Upacara Penurunan Duplikat Bendera Pusaka dalam rangka HUT RI ke-78 tingkat Kabupaten Garut, di mana bertindak selaku Komandan Upacara, Kasat Binmas Polres Garut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.