Curi Mobil Rental, Pria Asal Bandung Ditangkap Polisi

oleh -894 Dilihat

Tersangka diamankan polisi. (Foto: Polsek Tarogong Kaler)

Polisi menangkap HM, seorang pria berumur 34 tahun asal Kabupaten Bandung Barat, yang tega mencuri sebuah mobil rental online. HM membawa korban ke Garut, dan mencuri kendaraan mobil itu dengan dalih hendak membeli makanan.

Menurut Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Sona Rahadian Amus, kejadian ini bermula saat pelaku yang telah memiliki niat untuk mencuri sebuah mobil, memesan kendaraan rental dengan tujuan dari Kabupaten Bandung Barat, menuju Kecamatan Cilawu, Garut.

Dalam perjalanannya, pelaku kemudian bertemu dengan korban, bernama Andri. Setelah bernegosiasi, keduanya kemudian bersepakat untuk menuju Garut, pada hari Selasa, 5 September lalu.

“Karena sudah larut malam, tersangka kemudian menyarankan agar mereka beristirahat dulu di kawasan wisata Cipanas,” kata Sona.

Tanpa curiga, korban kemudian mengiyakan ajakan tersangka. Di pagi hari pada Rabu, 6 September 2023, tersangka meminjam mobil korban, dengan dalih hendak menuju mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan membeli makanan untuk mereka. Lagi-lagi, tanpa curiga korban kemudian memberikan mobilnya.

“Korban baru curiga, setelah 30 menit tersangka dan mobilnya tak kunjung kembali. Dia kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke kami,” ucap Sona.

Korban masih beruntung. Sebab, dia diketahui menyimpan GPS di dalam mobil miliknya, dengan nomor polisi D 162X XXX itu. Namun, saat dicek, kendaraan diketahui sudah berada di kawasan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Sona menjelaskan, pihak Polsek Tarogong Kaler kemudian berkoordinasi dengan jajaran Polres Tasik untuk ikut mengepung tersangka. HM, akhirnya berhasil diamankan pada hari Rabu siang lalu tanpa perlawanan.

“Tersangka kemudian langsung kami bawa ke Garut dan diproses lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan pengakuan HM, dia mengaku nekat mencuri kendaraan bermotor untuk kebutuhan hidupnya. Dia, kini terpaksa untuk meringkuk di sel tahanan polisi, dan terancam dihukum penjara selama 4 tahun.

“Kami jerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan,” pungkas Sona.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.