Dua Saudara yang Dalangi Tewasnya ‘Pria Kesurupan’ Diadili

oleh -967 Dilihat

Garut – Dua orang pelaku pembunuhan Sukma (22), seorang pemuda Garut yang dikabarkan tewas akibat kesurupan diadili. Dua pelaku yang tak lain masih saudara korban, dipisah proses peradilannya.

Kedua orang pelaku diketahui berinisial WI (22) serta seorang bocah lelaki berusia 17 tahun. Menurut Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, sang bocah lebih dahulu diadili dan kini sudah dibui.

“Informasi terakhir yang kami terima bahwa untuk anak di bawah umur sudah divonis oleh pengadilan, enam tahun,” kata Rio kepada wartawan, Kamis (6/4/2023).

Sedangkan WI, saat ini diketahui masih menjadi tahanan polisi. Penyidik dari Sat Reskrim Polres Garut, baru akan melimpahkan berkas penyidikannya ke pengadilan dalam waktu dekat.

“Tersangka yang satu lagi dalam waktu dekat akan segera kami lakukan tahap dua,” katanya.

Pembunuhan yang menimpa Sukma, terjadi pada 12 Februari 2023 lalu. Saat itu, warga di kawasan Caringin, Garut dihebohkan dengan kabar tewasnya Sukma, yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya.

Menurut keterangan saksi, yakni WI dan si bocah 17 tahun, Sukma tewas karena membunuh dirinya sendiri. Bahkan, keduanya bersaksi jika Sukma terlihat seperti kesurupan sebelum meninggal.

“Mereka yang pertama kali keterangannya dianggap janggal oleh keluarga,” kata Rio.

Polisi yang menerima laporan itu, kemudian turun tangan. Setelah dilakukannya proses penyelidikan dan autopsi pada jasad korban, polisi menduga ada yang tak beres dari tewasnya Sukma.

Kecurigaan itu, kemudian terbukti setelah polisi mendapatkan beberapa bukti dari jasad korban, salah satunya luka yang terdapat pada jasad. Dari situ, polisi menyimpulkan jika Sukma tewas dibunuh.

“Setelah kami selidiki ternyata pelakunya tak lain adalah saudaranya sendiri. Dua orang,” kata Rio.

Setelah diusut, kedua pelaku yang sebelumnya bersaksi menemukan Sukma tewas bunuh diri itu mengaku sakit hati, karena orang tuanya dibuat susah oleh sang kakak tiri.

“Pengakuannya pelaku WI ini menilai korban menyusahkan keluarganya. Karena tidak bekerja tapi selalu minta uang dan rokok,” ungkap Rio.

Atas dasar itu, WI kemudian mengajak saudaranya yang masih berusia 17 tahun untuk membunuh Sukma. Sukma dibunuh dengan cara dipukuli hingga dicekik oleh keduanya.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.