Kisah Katerina, Gadis Cantik yang Viral Karena Kebal

oleh -1481 Dilihat

Kecamatan Bayongbong – Sosok Katerina Angelia, gadis asal Desa Banjarsari, Garut menjadi perbincangan belum lama ini. Sebab, gadis ini, bukan gadis biasa. Sekujur tubuhnya kebal dari sabetan senjata tajam.

Nama Katerina mencuat saat gelaran Pasanggiri Wanoja Desa Garut, yang digelar Pemda Garut pada Senin, 27 Februari lalu di Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul.

Dalam acara itu, tak seperti para gadis lain yang menjadi finalis Wanoja Desa Garut, Katerina tampil berbeda. Dia menampilkan aksi bela diri di atas panggung. Awalnya, Katerina menampilkan aksi silat dalam acara itu. Tapi, di akhir pertunjukan, Katerina membawa golok dan menyayatkannya ke beberapa bagian tubuh. Mulai dari tangan, hingga leher.

Bahkan, yang paling membuat hadirin terpikat, Katerina sempat memotong lidahnya menggunakan senjata tajam. Katerina juga sempat membuktikan jika golok yang dibawanya benar-benar tajam. Yakni, dengan memotong wortel dengan alas tangannya sendiri.

Aksi yang dilakukan Katerina ini, mendapat atensi dari para penonton. Termasuk Bupati Garut Rudy Gunawan, yang saat itu juga hadir menjadi tamu kehormatan pada acara tersebut.

Foto: Diskominfo Garut/Deni Seftiana

Lantas, siapa sebenarnya Katerina?

Katerina merupakan seorang gadis berusia 20 tahun, asal Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Meskipun lahir di Jakarta, darah Kota berjuluk Swiss van Java melekat pada dirinya.

Katerina diketahui sudah sejak kecil menggeluti dunia bela diri, khususnya silat. Tapi, belakangan ini, Katerina memilih untuk melakukan hal yang lebih ekstrem, yakni dengan mempelajari debus.

“Kalau silat udah dari kecil belajarnya. Tapi kalau debus baru dua tahun terakhir,” kata Katerina kepada Garut Update belum lama ini.

Ide gila Katerina dalam mempelajari debus awalnya sangat ditentang oleh orang tuanya. Tapi, dengan tekad yang bulat, Katerina ngotot dan tetap mempelajarinya. Usai mempelajari beragam teknik dan ilmu debus, Katerina kemudian mampu mempertunjukannya.

“Tidak ada persiapan khusus, hanya latihan saja yang giat,” ungkap Katerina.

Katerina mengaku kaget, usai aksinya viral di media sosial. Sebab, dia mengaku tak menyangka sebelumnya, dan hanya fokus pada pertunjukan di ajang Pasanggiri Wanoja Desa Garut, yang digelar saat itu.

“Ya kaget aja, pas bangun tidur, tiba-tiba banyak yang nge-tag di Instagram, katanya viral,” ucap Katerina.

Terkait aksinya itu, Katerina memiliki sedikit cerita. Dia mengaku sangat gugup saat tampil, karena berhadapan langsung dengan orang-orang penting yang saat itu hadir di lokasi.

“Apalagi pas lihat ke depan, saat itu Pak Bupati kelihatan lagi merekam pakai HP-nya. Ya jelas sangat deg-degan, tangan sampai gemetar,” pungkas Katerina.

Saat ini, mahasiswa semester 6 di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Garut itu mengaku sedang fokus terhadap program Wanoja Desa Garut yang saat ini diembannya. Katerina memiliki misi, untuk memajukan desanya, khususnya padepokan silat yang selama ini menjadi tempatnya menimba ilmu.

“Sekarang karena sudah bergabung dengan Wanoja Desa Garut, saya punya tugas untuk mengembangkan Desa Banjarsari. Semoga ke depannya bisa lebih maju dan dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Katerina.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.