Pemda Dinilai Tidak Tegas Tangani PKL, Kasat Pol PP: Biar Sama-Sama Enak

oleh -834 Dilihat

Sejumlah petugas Satpol PP berjaga di sekitar plang larangan berdagang di trotoar Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Jumat (28/6/2019). (Foto: Firman Wijaksana/Tribun)

GARUTUPDATE.CO.ID, GARUT – Pemkab Garut kembali menertibkan sebagian pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ahmad Yani atau kawasan Pengkolan, Kecamatan Garut Kota.

Masyarakat menilai penertiban tak tegas karena masih banyak PKL berjualan.

“Itu yang di depan Toserba Asia masih banyak yang jualan. Kalau di depan Kantor Pos sama BRI emang enggak ada PKL. Banyaknya kan di depan Asia sama Siliwangi,” ucap Agung (25), warga Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Jumat (28/6/2019).

Seperti dilansir dari laman jabar.tribunnews.com, Ia meminta pemerintah tegas menertibkan PKL, apalagi PKL telah diberi fasilitas Gedung PKL.

Menurutnya, saat ini pemerintah setengah hati menertibkan PKL.

“Soalnya kan ini (PKL) sudah ganggu jalan juga. Harusnya bisa cepat ditertibkan. Bulan puasa kemarin masih dimaklum. Tapi sekarang harusnya diberesin sama pemerintah,” katanya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut, Hendra S Gumilar menuturkan, penertiban PKL akan dilakukan secara bertahap.

Ia menyebut tak bisa langsung dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

“Ya biar ke PKL-nya enak, ke Satpol juga enak,” ucap Hendra.

Ia mengaku, tak bisa menyampaikan saat ini terkait rencana penertiban tersebut.

Semua PKL, lanjutnya, akan ditertibkan, karena sesuai Perda, kawasan Pengkolan tak boleh ditempati pedagang.

“Kendalanya pedagang ingin tetap bertahan. Aturan bukan untuk dinego, jadi akan ditertibkan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.