Pemda Garut Antisipasi Peredaran Penyakit Sifilis

oleh -919 Dilihat

Kepala Dinas Kesehatan Garut Leli Yuliani. (Foto: Istimewa/Dok. Diskominfo Garut)

Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut saat ini sedang mewaspadai kasus sifilis. Meskipun begitu, saat ini kasus sifilis di Garut sendiri masih jarang ditemukan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, dalam satu tahun, ada sekitar seratusan warga Garut yang terkena penyakit ini.

“Sifilis itu sebenarnya mau di kita, tidak terlalu tinggi. Secara angka, kita di kisaran 100-150 kasus per tahun,” kata Leli kepada wartawan di Setda Garut, Rabu, 24 Mei 2023.

Kelu mengatakan, selama ini, pihaknya kerap melakukan screening, untuk memonitor penyebaran penyakit sifilis. Khususnya kepada kalangan ibu hamil.

“Kasus sifilis ini, kan seperti fenomena gunung es. Jadi, bisa saja kemudian secara data sebenarnya di lapangan itu lebih banyak. Namun, yang diketahui sedikit. Kalau mereka berobat ke fasilitas kesehatan pemerintah, tentu akan terdata,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Garut sendiri menyumbang sekitar 4 persen dari total kasus sifilis yang ditemukan di Jawa Barat, sebanyak 3.186 kasus sepanjang tahun ini.

Leli mengimbau, kepada masyarakat yang mengalami gejala penyakit sifilis, untuk mendatangi fasilitas kesehatan milik pemerintah untuk diobati.

“Pemicu sifilis ini biasanya tertular dari pasangan,” pungkas Leli.

Sifilis sendiri, diketahui merupakan salah satu jenis penyakit seksual yang menular. Sifilis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari bakteri.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.