Pengacara Bicara Video Live Streaming Mesum Sejoli Garut

oleh -964 Dilihat
Karangpawitan РSepasang muda-mudi asal Garut, AS (25) dan HAP (18) ditangkap polisi usai terlibat dalam video siaran langsung berkonten asusila yang belakangan sedang tersebar di masyarakat. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, dan ditahan.
Video dengan durasi 6 menit 35 detik itu menampilkan aksi sejoli, yakni pria bertato dan wanita berambut pirang yang melakukan adegan mesum saat sedang siaran langsung. Keduanya diketahui melakukan aktivitas seksual dalam video, yang dikabarkan dibuat melalui aplikasi media sosial Bigo itu.
Kedua pemeran video, kemudian dilakukan penangkapan oleh polisi, minggu lalu, setelah videonya tersebar dan menjadi perbincangan. Setelah melalui serangkaian penyelidikan, keduanya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
“Sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo.
Sementara Soni Sonjaya, kuasa hukum HAP mengatakan, video live streaming konten asusila itu, dibuat sekitar tiga bulan lalu. Saat itu, HAP dan AS masih berstatus sebagai sepasang kekasih.
“Videonya dibuat tiga bulan lalu. Sebulan setelah video dibuat, keduanya putus. Tiga bulan setelah video dibuat, videonya tersebar,” kata Soni.
Mengetahui video itu tersebar luas di publik, HAP, kata Soni sempat syok berat. Dia bahkan sempat jatuh sakit dan sempat dirawat secara intensif di salah satu rumah sakit yang ada di Garut.
“Syok berat karena tidak percaya dengan beredarnya video tersebut,” ungkap Soni.
Soni sendiri, sebagai kuasa hukum, akan melakukan pembelaan kepada HAP. Terutama, terkait penyebarluasan video tersebut, yang hingga saat ini masih misterius dilakukan oleh siapa. Sebab, kata Soni, sejak video itu dibuat tiga bulan lalu, kliennya mengaku tidak pernah menyebarkannya setelah siaran langsung berakhir.
“Makanya kami menduga ada pihak yang sengaja menyebarluaskan video tersebut,” pungkas Soni.
(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.