Polisi Berantas Knalpot Bising Hingga ke Pelosok Daerah

oleh -942 Dilihat

Potret razia knalpot bising di Kecamatan Wanaraja. (Foto: Garut Update)

Garut – Polisi menggencarkan misi pemberantasan knalpot bising di Kabupaten Garut. Razia bahkan digelar hingga ke pelosok-pelosok pemukiman warga yang tak terjangkau di Garut.

Perang melawan knalpot bising ini dimulai polisi, usai Kapolres AKBP Rohman Yonky Dilatha memerintahkan seluruh anak buahnya untuk memberantas peredaran knalpot bising di Kabupaten Garut.

Knalpot bising, merupakan knalpot tidak berstandar yang digunakan pada kendaraan bermotor, khususnya kendaraan roda dua. Knalpot bising ini, menjadi salah satu dari beberapa hal yang dikeluhkan oleh masyarakat Garut.

Bagaimana tidak, suara bising yang dihasilkan dari knalpot ini membuat siapapun yang mendengarnya jengkel bukan main. Sebab itu, masyarakat menginginkan agar pihak kepolisian bersikap tegas dalam melakukan pemberantasan.

Perintah untuk memberantas knalpot bising ini, kemudian direalisasikan oleh jajaran polsek-polsek di seluruh Kabupaten Garut. Di Kecamatan Wanaraja, Kamis 10 Agustus 2023 kemarin, personel Polsek Wanaraja berhasil menyita sebanyak 38 unit knalpot bising dari masyarakat.

“Polsek Wanaraja menjaring 38 unit kendaraan roda dua yang memakai knalpot bising dan tidak dilengkapi surat-surat atau dokumen yang sah dalam berkendara,” ungkap Kapolsek Wanaraja AKP Maolana.

Sementara di Kecamatan Balubur Limbangan, petugas polsek merazia sebanyak 15 kendaraan roda dua yang kedapatan menggunakan knalpot bising saat proses pelaksanaan razia berlangsung.

“Polsek Limbangan menjaring 15 unit kendaraan roda dua yang memakai knalpot bising dan tidak dilengkapi surat-surat atau dokumen yang sah dalam berkendara,” kata Kapolsek Limbangan Kompol Uun Suhendra.

Razia ini juga, diketahui dilaksanakan di berbagai daerah di Kabupaten Garut. Mulai dari Kecamatan Pasirwangi, Kadungora, hingga di wilayah Kecamatan Cikajang. Pihak kepolisian berharap agar knalpot bising ini tidak digunakan lagi oleh masyarakat, karena bertentangan dengan hukum.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.