Polisi Tangkap Penjual Gas LPG Nakal di Kadungora

oleh -1105 Dilihat

Polisi menunjukan barang bukti. (Foto: Garut Update)

Kadungora – IL, seorang pria asal Kadungora, Garut terpaksa harus berurusan dengan polisi. Dia diketahui berbuat curang, usai mengoplos gas LPG dan merugikan para pembeli.

IL diketahui ditangkap jajaran Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Garut di bulan Juli lalu. Dia ditangkap di wilayah Kecamatan Kadungora, tanpa perlawanan.

Menurut Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, penangkapan IL bermula saat polisi menerima laporan adanya aktivitas mencurigakan, di tempat usaha IL, yang diketahui merupakan penjual gas LPG.

“Ada laporan dari masyarakat. Mereka curiga karena diduga IL ini mengoplos gas LPG,” kata Yonky.

Yonky menuturkan, timnya kemudian turun untuk menyelidiki. Kecurigaan itu pun, kemudian terbukti. Polisi yang mendatangi TKP, menemukan jika lokasi tersebut digunakan sebagai tempat mengoplos LPG.

LPG oplosan yang dimaksud ini, adalah proses pemindahan gas dari tabung LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram, ke tabung gas berukuran 5 kilogram.

Dimana, kata Yonky, pelaku memindahkan gas yang ada di dalam tabung LPG subsidi ke tabung gas 5 kilogram dengan menggunakan alat dari besi. Tujuannya, untuk meraup keuntungan lebih banyak.

“Jadi isi tabung yang 5 kilogram ini hanya 3 kilogram. Pembeli tidak tahu dan percaya saja, karena memang kemasannya seperti yang asli,” ungkap Yonky.

Hal ini, jelas sangat merugikan konsumen. Sebab, isian gas 5 kilogram yang dibeli, hanya berisi 3 kilogram saja. Sementara IL, untung banyak dari aksi curangnya itu.

Yonky menjelaskan, berdasarkan pengakuan IL, dalam sehari, dia bisa mengerjakan lebih dari 40 tabung. Maka tak heran, jika keuntungan yang didapat tiap bulannya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

“Pengakuannya bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 20 juta,” ucap Yonky.

IL kini dibui di Mako Polres Garut. Dia dijerat polisi dengan Pasal 55 UU RI Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Ancaman hukumannya hingga 6 tahun penjara.

“Kami juga saat ini sedang memburu satu tersangka lain. Sudah masuk DPO,” pungkas Yonky.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.