Polisi Ungkap Cara Baru Penjualan Miras di Kawasan Kerkhof

oleh -960 Dilihat

Petugas mengamankan BB minuman keras. (Foto: Polres Garut)

Tarogong Kidul – Polisi mengungkap cara baru para pedagang nakal yang menjual minuman keras di kawasan Kerkhof. Jika sebelumnya minuman keras disimpan di dalam bangunan, kini caranya lebih ekstrem lagi, yaitu disembunyikan di dalam tumpukan sampah hingga gerobak sayuran.

Hal tersebut terungkap, usai jajaran Sat Samapta Polres Garut Pimpinan Iptu Masrokan melakukan operasi pada Sabtu, 2 September 2023 malam tadi. Saat berlangsungnya patroli, petugas menerima informasi dari masyarakat yang menyatakan jika di kawasan Kerkhof, masih kerap terjadi transaksi jual-beli minuman keras.

Personel kemudian langsung bergegas ke TKP, yang berada di bilangan Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut itu. Dan ternyata, setelah dicek, kecurigaan warga itu pun, benar adanya.

“Kami melakukan pengintaian, kemudian menemukan jika para pedagang ini menggunakan cara yang baru untuk berjualan,” ujar Masrokan.

Masrokan dan personelnya seketika langsung menggerebek TKP. Tapi sayang, para pedagang nakal penjual minuman keras beserta pemiliknya lari tunggang-langgang saat petugas datang.

Setelah ditelusuri, polisi kemudian menemukan fakta, jika para pedagang ini menggunakan cara baru dalam berjualan miras, pasca sejumlah bangunan yang kerap mereka gunakan untuk menyimpan barang-haram tersebut dibongkar tempo hari.

Berdasarkan hasil penelusuran, kata Masrokan, para pedagang ini menempatkan ratusan botol miras yang siap dijualnya di balik tumpukan sampah. Selain itu, untuk mengelabui petugas, mereka juga menyimpan barang haram tersebut di balik gerobak sayur.

“Minuman disebar di beberapa tempat untuk mengelabui. Ada yang dikubur di tumpukan sampah, ada juga yang disimpan di balik gerobak sayur,” katanya.

Dari hasil penggerebekan tersebut, polisi menyita lebih dari 521 botol minuman keras siap jual. Mulai dari jenis Kawa-kawa, Anggur Putih, Crystal Vodka, hingga Smirnov dari tangan para pedagang nakal ini.

“Barang bukti langsung kita bawa ke Mako Polres untuk selanjutnya kita musnahkan,” pungkas Masrokan.

(Abd/Aul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.