Preman Kebal Terkapar Dihajar Massa Usai Bikin Ulah di Garut Kota

oleh -1277 Dilihat

Dua dari tiga preman dilarikan ke rumah sakit oleh polisi. (Foto: Dok. Polres Garut)

Garut Kota – Dua orang preman nyaris tewas dihajar massa di pusat perkotaan Garut. Mereka jadi bulan-bulanan warga di sana, usai beraksi seperti ‘bang jago’ dengan menenteng sebilah senjata tajam.

Insiden ini, berlangsung pada Selasa, 12 September 2023 malam kemarin, sekitar jam 19.00 WIB di sekitaran Pasar Ceplak, Kecamatan Garut Kota.

Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi menjelaskan, mulanya petugas menerima laporan dari masyarakat ada dua orang yang terkapar di pinggir jalan dengan kondisi penuh luka.

“Setelah ditelusuri, ternyata benar. Ada dua orang pria yang mengalami luka-luka, diduga akibat dikeroyok,” ucap Adhi.

Setelah ditelusuri, kata Adhi, kedua orang tersebut diduga adalah preman yang sebelumnya meresahkan warga di sana. Kejadian ini, bermula ketika tiga orang preman, inisial TN, FB, dan TT mendatangi lokasi kejadian.

“Saat kejadian, ketiganya dalam keadaan mabuk,” ucap Adhi.

Salah satu di antara mereka, yaitu TN, diketahui membawa sebilah golok. Golok itu, dipakai untuk menakut-nakuti warga di sana. Bahkan, kata Adhi, TN diketahui sempat beratraksi dengan menyatakan golok itu ke tubuhnya, untuk menunjukan jika dirinya kebal.

Melihat aksi TN itu, warga setempat merasa terancam. Kekesalan masyarakat memuncak, usai TN dan kawan-kawannya mendatangi tukang siomay dan memalaknya.

“Warga kemudian melakukan pengeroyokan hingga TN dan FB babak belur,” ucap Adhi.

TN dan FB jadi bulan-bulanan warga setempat. Sedangkan TT dilaporkan kabur melarikan diri. Beruntung nyawa keduanya bisa diselamatkan, usai polisi mendatangi lokasi. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diobati.

“Keduanya sekarang masih dalam perawatan. Kejadian ini ditangani oleh Polsek Garut Kota,” ucap Adhi.

Kabar mengenai kejadian ini sendiri, diketahui sempat menghebohkan warganet, usai sejumlah gambar yang menunjukan situasi di lokasi setelah kejadian tersebar di dunia maya. Ada masyarakat yang bahkan menarasikan, jika kejadian ini sebagai aksi pembunuhan.

(Abd/Aul)

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.