Presidium Garsel, Optimis Pemekaran Bisa Disetujui

oleh -841 Dilihat

ilustrasi.net

GARUTUPDATE.CO.ID, GARUT – Upaya pemekaran Kabupaten Garut Selatan (Garsel) terus ditempuh. Pemkab Garut pun akan menganggarkan kajian pemekaran pada tahun 2020.

Anggota Presidium Masyarakat Garsel, Dedi Kurniawan menuturkan, sangat optimistis pemekaran Garsel akan disetujui pemerintah. Apalagi Pemprov Jabar menginginkan adanya daerah pemekaran.

“Sekarang mulai ditempuh lagi upaya pemekarannya itu. Kami mengacu ke UU 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Tinggal menunggu PP (peraturan pemerintah) dari pak Jokowi,” ucap Dedi ditemui di Pemda Garut, seperti dilansir dari tribunnews.com, Senin (8/7).

Dedi menyebut, Pemprov Jabar telah meminta pihaknya untuk mempersiapkan pemekaran. Nantinya Kabupaten Garsel akan menjadi daerah persiapan setelah disetujui pemerintah.

“Jadi bukan DOB (daerah otonomi baru), tapi daerah persiapan. Diberi waktu tiga tahun untuk mempersiapkan pemerintahan baru,” katanya.

Ia menambahkan, pada hasil kajian di tahun 2007, Garsel sudah sangat layak memisahkan diri. Ada 16 kecamatan yang akan menjadi wilayah Garsel. Hasil kajian terakhir, jumlah penduduk sudah mencapai 700 ribu. 

“Sekarang prediksi penduduknya sudah sampai 850 ribu. Kalau nanti ada kajian, paling update data saja. Kajiaj yang dulu masih bisa dipakai,” ucapnya.

Terkait adanya keraguan Garsel menjadi wilayah pemekaran karena pendapatan asli daerah (PAD) yang minim, Dedi menampiknya. Ia menyebut PAD di Garsel sudah mencukupi yakni 37 miliar setahun.

“Sektor PADnya dari PBB, wisata, perkebunan, kelautan. Di Jabar saja, ada kok kota yang PADnya hanya 9 miliar. Itu bisa dimekarkan. Jadi PAD tak jadi persoalan,” ujarnya.

Pemekaran Garsel akan berdampak terhadap pelayanan yang lebih optimal ke masyarakat. Kabupaten Garut sebagai induk pun tak perlu lagi memikirkan biaya untuk membangun wilayah selatan.

“Garut Selatan itu jadi salah satu dari tiga calon daerah pemekaran baru yang disetujui oleh DPR. Tinggal menunggu pengesahan dari presiden,” katanya.

Bupati Garut, Rudy Gunawan menyebut telah menerima surat dari Sekda Pemprov Jabar untuk menyesuaikan rencana pemekaran. Menurut Rudy, meski Garsel sudah pernah menjalani kajian, namun semuanya harus diulang kembali.

“Tahun depan kami anggarkan untuk buat kajian kembali. Harus dilengkapi lagi. Disesuaikan dengan persyaratan di UU 23,” ujar Rudy di Pamengkang Garut.

Terkait waktu pemekaran, Rudy mengaku belum mengetahuinya. Namun pihaknya akan mulai mempersiapkan pemekaran di tahun 2020.

Menurutnya, saat Garsel menjadi daerah persiapan pemekaran, anggaran pemerintahan akan dibantu oleh Pemkab Garut. Pemkab juga akan membangun pendopo Kabupaten Garsel yang dianggarkan tahun depan.

“Untuk pendopo akan dianggarkan multi years. Kalau kajian cukup dianggaran tahun depan. Kami komitmen untuk pemekaran. Bahkan sudah masuk RPJMD,” katanya.

Sejumlah infrastruktur di Garsel juga mulai diperbaiki pada tahun ini. Pemkab masih menunggu keputusan pemerintah pusat untuk pemekaran Garsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.