Sosok Pahlawan Asal Korea Pembela Garut Akan Difilmkan, Kim Bum Jadi Pemerannya

oleh -924 Dilihat

Pertemuan Bupati Rudy dengan dubes Korea Selatan. (Foto: Istimewa)

Garut – Yang Chil Seong, pemuda asal Korea Selatan yang melegenda di Kabupaten Garut akan diangkat ke layar lebar kisah heroiknya. Kim Bum, aktor ternama dari Negeri Ginseng, akan menjadi pemeran utama dalam film tersebut.

Kabar akan difilmkannya Yang Chil Seong ini, mulai terdengar akhir-akhir ini. Setelah Bupati Garut Rudy Gunawan, mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Lee Sang Deok di Jakarta, pada Jumat, 25 Agustus 2023 kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rudy membahas beragam hal dengan Dubes Korea, menyangkut kerjasama di bidang investasi dan budaya. Salah satu yang dibahas, adalah pembuatan film Tanah Air Kedua.

“Komarudin (Yang Chil Seong) ini adalah pahlawan bagi warga Garut. Beliau berjasa membantu rakyat melawan penjajah,” katanya.

Film terkait Yang Chil Seong ini, akan diberi judul Tanah Air Kedua. Rencananya, aktor kenamaan Korea Selatan Kim Bum, serta Maudy Ayunda diproyeksikan menjadi pemerannya.

“Film ini juga sudah mendapatkan apresiasi dari Bapak Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto,” katanya.

Rencananya, film Tanah Air Kedua akan digarap oleh event organizer internasional kata Bupati Rudy. Proses syutingnya, akan dilaksanakan di Korea Selatan dan Garut.

“Rencananya sudah mulai digarap bulan Oktober ini,” pungkas Rudy.

Yang Chil Seong sendiri merupakan satu dari tiga pahlawan asing yang kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Tenjolaya, Garut. Dua lainnya, adalah warga negara Jepang, bernama Aoki dan Hasegawa.

Sekilas mengenai Yang Chil Seong, dia bersama Aoki dan Hasegawa membelot dari pasukan tentara Jepang dan membantu Indonesia di momen pasca kemerdekaan melawan Belanda. Mereka bergabung dengan pasukan Pangeran Papak di Garut.

Namun, nasib ketiganya berakhir di tangan Jepang di tahun 1949, setelah ketiganya tertangkap, diadili dan dijatuhi hukuman mati. Mereka dieksekusi mati di lapangan Kerkhof, atau yang sekarang disebut SOR Merdeka.

(Abd/Rci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.