TKSK Bangun 43 Rutilahu, Bantu Warga dengan Rumah Tak Layak Huni

oleh -1070 Dilihat

Wakil Bupati Helmi Budiman hadir di rumah Emak Mumuk. (Foto: Pemkab Garut)

Cikajang – Sebuah momen bersejarah tercipta di Kabupaten Garut ketika Wakil Bupati, dr. Helmi Budiman, melaksanakan peletakan batu pertama untuk bantuan rutilahu dalam program Peduli Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diinisiasi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh haru pada Selasa (25/7/2023).

Bantuan rutilahu tersebut diberikan secara simbolis kepada Emak Mumuk, seorang janda berusia 95 tahun yang tinggal di Kampung Mangunreja, Desa Girijaya, Kecamatan Cikajang. Emak Mumuk adalah salah satu warga yang telah lama menderita akibat kondisi rumahnya yang tak layak huni. Namun, berkat kepedulian dari TKSK Kabupaten Garut, kini harapan akan sebuah tempat tinggal layak terwujud.

Program RTLH yang digulirkan oleh TKSK Kabupaten Garut telah berhasil membangun 43 rumah rutilahu. Menariknya, pembangunan rumah-rumah ini didanai secara mandiri oleh para tenaga kesejahteraan sosial tersebut. Setiap bulannya, mereka menyisihkan honor sebesar 100 ribu rupiah demi mewujudkan impian sesama warga yang kurang beruntung.

Berkat semangat gotong royong dan rasa saling peduli, masyarakat Garut semakin tergerak untuk berbuat lebih banyak bagi sesama. Program RTLH ini menjadi bukti nyata bahwa ketulusan dan keikhlasan bisa mengubah hidup orang lain, bahkan mengangkat derajat seseorang dari keterpurukan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati dr. Helmi Budiman menyampaikan rasa kagumnya terhadap dedikasi dan semangat TKSK Kabupaten Garut dalam menggerakkan program ini. Ia juga mengajak seluruh warga untuk mengambil bagian dalam upaya meningkatkan kualitas hidup sesama.

“Mak Mumuk adalah contoh nyata bagaimana kepedulian dari TKSK dan seluruh masyarakat bisa mengubah hidup seseorang. Mari kita terus bergandengan tangan, berbagi, dan berbuat baik untuk memajukan Garut ke arah yang lebih baik,” ujar dr. Helmi.

Masyarakat Garut pun memberikan apresiasi tinggi atas program ini dan berharap agar kebaikan seperti ini akan terus berlanjut, menginspirasi wilayah lain, dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat luas.

Momen peletakan batu pertama bantuan rutilahu ini tidak hanya menjadi peristiwa bersejarah bagi Mak Mumuk, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi seluruh masyarakat Garut untuk bersama-sama mengejar kesejahteraan dan kebahagiaan bersama. 

Semoga semangat kebaikan ini terus berkobar dan mengilhami langkah-langkah positif di masa depan. Selamat untuk Mak Mumuk dan seluruh warga Garut yang telah berperan serta dalam mewujudkan perubahan yang luar biasa ini.

(Abd/Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.